Dia dekat.

Kali ini saya mau berbagi cerita yang sedikit serius *jadi selama ini??*.Ehem uhuk, begini.. *benerin jilbab*. Saya sering mendengar dan membaca cerita tentang keajaiban Al-Qur’an. Baca dari artikel, dengar langsung dari teman, bahkan tak jarang mengalaminya sendiri. Saya percaya, tidak perlu jadi orang sholeh dulu untuk merasakan keajaiban ini, yang diperlukan hanyalah hati yang terbuka menerima kebenaran. *tsah! Saya juga yakin, anda, suatu saat pernah kan, sedang mengalami sesuatu, kemudian membuka Al-Qur’an secara random, membaca terjemahannya. Dan jleb! Persis seperti yang sedang anda rasakan. Tuhan, Dia Yang Mahatahu itu menjawab langsung untuk Anda melalui kalam-Nya.

Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Dia sudah

dia sudah kehabisan cara bagaimana menjelaskan padamu apa maksudnya.
yang sudah lebih dari lelah
kau tau, dia menyimpan baik-baik lukamu dalam kantongnya
berjanji tanpa kau tau, tak akan membagi kata yang pernah ia kumpulkan darimu, dari matamu.

dia matahari.
membakar dirinya sendiri untuk memberimu kehidupan.
rela kau punggungi agar kau bisa tenang bersama malam.
yang menangis diam-diam di tepi malam karena sudah kehabisan cara bagaimana menjelaskan padamu apa maksudnya.

dunia sudah sangat berisik.
sejak kau menjadi sehelai kertas disudut itu, dia telah memusuhi kata-kata
membenci penjelasan.
baginya, hanya ada satu hal yang bisa dilakukan
:diam.
kau belum juga paham?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dalam hidup,

Dalam hidup, selalu ada kisah-kisah yang tak sempat selesai. Selalu ada cerita yang berakhir menggantung. Ada bagian-bagian yang selamanya tak pernah ada. Selalu ada pertanyaan  yang ditakdirkan untuk tak pernah mendapatkan jawaban.  Meninggalkan kita, saya sih,  yang jadi suka menerka dan lihai berandai-andai.  Padahal saya sadar bahwa bagian yang hilang, tak akan pernah ada, karena memang tak perlu ada. Jadi kenapa masih berpikir sia-sia ya si saya ini?*toyor kepala sendiri

Continue reading

Posted in Uncategorized | 4 Comments

Daffodil

Narsisme untuk sebagian orang bisa jadi sesempit frame yang membingkai foto-foto alay close up, kombinasi efek kulit putih-bibir monyong-mata belo plus kepala miring 45 derajat. Jika anda mungkin pernah tau mitologi yunani tentang Narcissus -orang (atau dewa?)yang paling bertanggung jawab untuk istilah “narsis”-, maka anda akan paham bahwa narsisme setidaknya lebih dramatis daripada itu.

Continue reading

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Gravitasi Meda

Langit sore adalah rumah bagi crepuscular. Celah langit yang tak diisi awan membiarkan matahari menerobos dalam pilar-pilar sinar yang menelisik tajam. Dia pernah bilang pada saya, bahwa dia jatuh cinta pada pandangan pertama, pada celah langit yang melewatkan sinar-sinar itu, pada crepuscular.
Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Paris! (day#1:Sacre Coeur, Montmartre)

Lutetia Parisiorum. Paris adalah cita-cita semua wisatawan. Kota ini bagaikan magnet. Setiap tahunnya, ada lebih kurang 30 juta wisatawan datang ke Paris berebut oksigen dengan hampir 12 juta penduduk lokal. Berhubung kami sedang menetap di Belanda, maka perjalanan ke Paris tidak boleh dilewatkan. Sebelumnya, rencana awal ke Paris harus gagal karena persiapan yang tidak matang. Akhirnya kami memesan tiket Thalys untuk keberangkatan sebulan kemudian agar mendapatkan harga yang masih bersahabat, penginapan pun sudah dibooking melalui sebuah situs booking anyar setelah lebay sekali mempertimbangkan faktor harga-lokasi-kondisi. Bukan apa-apa, Paris mahal. Tapi Alhamdulillah ada saja pilihan yang pas.

Continue reading

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Nah, ini.

Bagaimana?sudah siap membaca sampah selanjutnya?:p

Sekarang-sekarang ini, kadang saya menjadi sangat labil. “Sangat” dalam arti yang sesungguhnya. Saya mendadak selalu menyempatkan diri menunjukkan tanda-tanda PMS: sensi tidak jelas-meminta maaf-memohon untuk dimengerti. Yaiks. saya merasa dangkal. Tapi wanita PMS itu ajaib sekali sih, jika boleh sedikit dielaborasi, ajaib dan bonafid.

Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments