Monthly Archives: April 2009

puisikah ini?

Bukankah, di tiap-tiap memeta langkah dalam cinta, Tuhan berbahasa? Pagi, siang, petang, malam tak pernah bergulir masa Kecuali nikmat melimpah-limpah dari langit Alam masih membalas senyum, walaupun malu-malu dan tangan-tangan malaikat masih sudi menyelipkan rizki apalah arti pekat jelaga petang … Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments