Monthly Archives: June 2009

quintuplet

Maka biarkanlah, sekali ini saja Semuanya kusebut cinta Untuk hujan yang membasuh penat, yang membias pelangi hari itu Untuk setangkai krisan yang dikeringkan waktu Untuk embun subuh yang mengendus jengkal-jengkal tanah lalu merayu tulang-tulang dalam dingin Untuk fajar yang merupa … Continue reading

Posted in Uncategorized | 4 Comments