de kleine Prins

Suatu hari yang lampau, ketika saya membaca Le Petit Prince karangan Antoine de Saint-Exupéry, saya seperti membaca diary sendiri. Saya merasa diri saya hidup dalam kalimat-kalimat Monsieur Antoine. Indah, dalam, murni, multitafsir, penuh teka-teki, tanpa merasa perlu untuk menjelaskan apapun pada siapapun. Semoga Monsieur Antoine memaafkan kelancangan saya yang mungkin saja secara tidak langsung telah merendahkan reputasi masterpiecenya karena hal ini.

Tapi itu saya. Yang egois. Untuk hal-hal tertentu, saya lebih suka diam. Saya tidak suka menjelaskan. Jika kamu tidak mengerti, itu urusanmu. Saya tidak peduli. Tuh, Egois kan saya?

Continue reading

Advertisements
Posted in Uncategorized | 1 Comment

No-l

Saya senang menghitung,

mencacah angka, mulai dari nol, satu, dua, sembilan belas, tiga ratus dua puluh satu

tapi saya mudah lupa

lalu saya mengulang dari awal, dari nol

kemudian saya mencacah lagi, satu, lima, tujuh, empat puluh dua, seratus tujuh belas

saya lebih suka bicara pada angka,

karena angka selalu mengerti, angka selalu adalah dirinya sendiri

angka tidak pernah berpura-pura

angka tau kapan dia harus datang,

angka juga tidak pernah lupa,

seperti saya yang mudah lupa sudah mencacah sampai mana.

 

 

Tepat di samping sana, di ujung kenangan yang siap hilang

saya menunggu.

saya tau

angka tau, kapan dia harus datang.

 

 

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Belajar dari Pluto

Tak ada benda langit yang lebih kontroversial di seluruh Tata Surya daripada Pluto. Pluto telah melewati banyak hal.

Keberadaan Pluto pertama kali diramalkan oleh astronom Amerika, Percival Lowell dari keanehan gravitasi orbit Neptunus dan Uranus. Di tahun 1930 Pluto ditemukan oleh Clyde Tombaugh, diklaim sebagai Planet ke-sembilan walaupun ia “nyentrik” sendiri. Secara ukuran, Pluto tidak ada apa-apanya dibandingkan ke delapan planet lain. Diameter pluto bahkan hanya 2/3 dari diameter Bulan, dengan densitas yang lebih rendah, massanya hanya lebih kurang seperenam massa Bulan. Orbitnya paling eksentrik, dengan inklinasi orbit yang ganjil sendiri. Di saat planet-planet lain membentuk bidang orbit coplanar, Pluto malah miring 17.160. Tidak hanya sampai disana, Pluto juga berotasi secara retrograde, ia berputar dari Timur ke Barat, seperti Venus dan Uranus, yang mengakibatkan di sana Matahari terbit dari Barat. Yet it was okay, toh sejak saat itu, Pluto menikmati penghargaan sebagai Planet ke sembilan.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Puisi sedih

kuberi tahu kau

bahwa ini puisi sedih

karena saat aku memulai larik pertama

dia menatapku dengan kedua bola matanya yang terluka

lalu aku bisa apa?

 

geming adalah dia.

mencoba memutar kembali ragam kisah dalam otaknya

hingga sampai pada sebuah kata, ia lupa cara bicara

dan sialnya, aku lupa cara mendengar bola mata.

 

kuingatkan dia tentang cinta yang duduk rapuh di ujung situ

barangkali dia mau kuajak kesana

tapi aku lupa cara meminta

 

bola mata masih saja menatapku dengan terluka

tapi aku banyak lupa.

aku lupa sekedar cara menutup luka

boleh kubanting saja cerminnya?

 

 

 

 

 

kalau tidak, aku mau main drama korea saja. kamu mau jadi cowok cantiknya?

#egubrak

#sadarcha

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Kardia

Dari beberapa hari yang lalu, saya merasa ada yang salah dengan kesehatan saya. Jantung berdebar-debar, susah bernafas, dan kadang berkeringat dingin. Saya sudah akan berkesimpulan kalau ini tanda-tanda jatuh cinta kalau saja tidak ada gejala-gejala lain seperti kliyengan, mual, dan sakit sekali di sekitar punggung dan bahu. Alhamdulillah saya jarang sakit, negatifnya, tiap sakit sedikit saya jadi hampir gila. Saya beberapa kali melakukan tindakan-tindakan obsesif kompulsif seperti mengecek artikel di google (yang sialnya tidak malah menenangkan) serta menyenteri hidung untuk memastikan tidak ada sesuatu yang menyumbat (seperti upil yang sudah menjadi fosil misalnya) sehingga saya jadi susah bernafas.

Continue reading

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Balon Hijau Kami

Ini adalah chit chat kami bertiga (Mehe, Iin, dan saya) dalam rangka me-recall memori tentang bagaimana kami mendirikan sekolah bermain balon hijau tahun 2011 lalu. Mungkin kedengerannya keren sekali *katasiapa*, tapi mungkin anda akan segera berubah pikiran setelah membaca ini. huks. Demi reputasi dan nama baik, ada bagian-bagian yang sengaja saya sensor.

Fyi, chit chat ini dilakukan via grup whatsapp bernama “iin-ocha-mega”. Setelah beberapa waktu, iin memutuskan left dari grup geje ini, sehingga hanya tersisa saya dan mega. Atas inisiatif pribadi, saya ganti nama grup menjadi “Ocha dan Mega”, dan di sanalah kami whatsapp-an hingga sekarang.

Well, semoga chit chat ini bisa membawa menfaat sekaligus bisa melunasi hutang saya ke siapa saja yang dulu pernah nanya tentang bagaimana SBBH bisa ada.

—-

[11:24, 10/13/2013] Megariza: Baiklah, dimulai..
[11:24, 10/13/2013] Megariza: Hmm, pertama, dulu kita kepikiran darimana sih bikin sekolah bermain?
[11:27, 10/13/2013] TI07 Ocha: darimana ya?
[11:27, 10/13/2013] TI07 Ocha: bukannya kita waktu itu lagi galau parah ya
[11:27, 10/13/2013] TI07 Ocha: ?
[11:35, 10/13/2013] Megariza: Yup
[11:35, 10/13/2013] Megariza: Trus kenapa kepikirannya sekolah?
Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

……

Hai.

saya kangen sama kamu.

kamu masih disitu?

belakangan, hidup jadi terlalu waras, kamu tau?

phuh.

tunggu ya,

tunggu saya dulu..

*ngomongsamablog*

Posted in Uncategorized | 1 Comment