ngek

Taraaaaa!!!!

Saya masih hidup.Alhamdulillah

Sebelumnya, mungkin ini tidak perlu, tapi saya tergerak untuk memohon maaf pada siapa saja yang mau, sekurang-kurangnya pada diri saya sendiri, karena saya sudah sangat lamaaaaa sekali menganaktirikan diary ini *diary?cuih.* Bahkan saya merasa sedikit was-was kalau-kalau celahlangit sudah menjadi fosil. Jadi, kemana kamu selama ini, dwiyosha?  Well, masih perlukah saya beralibi? Demi kesan positif, biarlah kita anggap seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa. selesai.

Sebenarnya meminta maaf karena lama menelantarkan blog adalah suatu kebiasaan buruk, yang kalau saya biasakan, maka blog ini hanya berisi permintaan maaf. oke, abaikan. Kali ini saya sangat butuh media lain untuk memuntahkan sampah. Sedikit saja. Tembok sudah bosan.*kasian banget idup lo, cha*

Dari hari ke hari saya terancam  makin senewen. Ada yang tidak beres pada kemampuan saya memanajemen pikiran, atau perasaan, atau ntahlah. Saya seperti, mari kita sedikit beranalogi, hanya ingin berada pada ending scene kamen rider, keadaan dimana monster sudah lenyap, Kotaro Minami yang unyu dan sedikit culun untuk ukuran 2013 menyunggingkan senyum kemenangan sambil mengangkat 2 jari, victory, beres sudah, dan matahari bersinar. Saya lupa –sebenarnya memilih untuk menutup mata- pada banyak scene yang lain, scene-scene pertarungan sengit. Bagaimana jatuh-bangunnya si Superhero, terbanting sana, terbanting sini, kena senjata, betapa berpeluhnya dia omaigat. Terlebih jika mengingat bagaimana kostum sang kamen rider. Semacam tidak ramah sistem eksresi, tidak manusiawi, tidak berkonsep human-centered-design. Kasian.

Padahal kalau dipikir-pikir, siapa yang mau membayar televisi, kemudian membayar tagihan listrik hanya untuk menonton 1 menit, atau bahkan kurang, senyuman Kotaro Minami?walaupun tidak ikut menyumbang membeli televisi apalagi berbaik hati berurusan dengan petugas penagih listrik, tapi sayalah yang dengan sepenuh hati mendedikasikan waktu, pikiran, perhatian, serta emosi untuk mendapatkan kenikmatan menonton Kamen Rider *yaelah* : menyaksikan masalah muncul, memecut adrenalin menonton pertarungan dengan monster, dan merayakan kemenangan. Nah,kan?that’s life,dude!

Ayo semangat, gadis emak-emak pemalas!

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to ngek

  1. Assalamualaikum uni ocha..
    Ni pengagum barumu..
    Sangat kagum..
    Boleh yaa saling kenal lebih dekaat..
    Salam ^^

  2. Assalam uni..
    Kenalin aku alfath. Pengagum uni ocha..
    Boleh yaa kenal uni lebih dekat..
    Salam kenal uni..
    Aku tau blog uni dari sang suami di belanda..
    Pokoknya uni dan pak yusuf itu skrg termasuk yg aku kagumi..

    Salam uni ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s