copetimalangi

Allah memang Maha Baik. Mutlak.

Sejauh ini, saya sudah pernah dijambret dan dicopet. Alhamdulillah, kedua kejadian ini membuat saya belajar bersyukur. Apa ngga bangga jika ditanya “kamu pernah dicopet?”, “kamu pernah dijambret?”,maka saya dengan kepala tegak dan meyakinkan akan menjawab “Ya. Saya Pernah. Hidup ini memang keras”. Wew. Apa tidak bangga??*’Bangga’?Still OK cha?*

Saya pernah di jambret setelah mengambil uang di ATM. Penjambretan yang tragis, sampai saya harus mengalami luka-luka di lutut dan di tangan. Ya, saya diseret motor om-om jambret yang menarik paksa tas saya. TAS SAYA. T-A-SS-A-Y-A-! Jika anda salah seorang dari teman akrab saya, maka Anda akan mengerti kenapa saya sedikit melakukan dramatisasi pada bagian “tas saya”.Ya. Om-om jambret, sebut saja Jaka dan Jaki (bukan nama sebenarnya) telah sangat khilaf memilih sasaran. Tak ada yang bisa diharapkan dari tas seorang gadis lugu yang takut badut seperti saya ini. Jika anda ingin tau apa isi tas saya, maka inilah isinya:

-Sampah. Segala jenis. Organik dan Anorganik.Kertas berserakan, bungkus makanan, bekas struk belanjaan, daun busuk yang saya pungut di jalanan karena menurut saya daun tersebut “lucu”, dll

-buku saya, yang saya bikin sendiri, buku ini multifungsi, sebagai catatan kuliah (yakin cha?), catatan rapat, catatan pengajian (?), diary dan buku gambar.

-Mushaf Alqur’an Syamil dari IOM ITB yang udah dari lama pengen saya ganti gara-gara kondisinya udah menyedihkan. Tapi mushaf itu pakai gantungan boneka teddy bear yang sudah saya miliki sejak SMP, namanya Phoebe, dia pakai topi dan lucu sekali. Hiks. Saya kangen Phoebe.

-dompet saya, yang isinya KTM, KTP, Simcard, struk juga, secarik kertas berisi puisi, daun “lucu” , foto, dan uang Rp. 50.000 (doang)

– obeng saya yang lucu, yang selalu bisa diandalkan pada saat2 genting.

-dan sampah (lagi)

Jadi kesimpulannya, om-om jambret benar benar telah salah memilih sasaran.

Dan tadi pagi, sewaktu saya menemani tante saya belanja di gasibu, giliran handphone saya yang dicopet. Handphone Nokia N73 dengan kondisi terakhir seperti ini:

-bagian batrai dan cashing belakang diganjel kertas.Jika kertas ini dicopot, maka kecil kemungkinan HP ini akan menyala lagi, atau jika beruntung anda memerlukan waktu berhari-hari untuk membuatnya menyala. Saya sudah membuktikan.

– Lecet di hampir seluruh permukaan akibat (sering) jatoh, bahkan pernah jatoh secara tidak manusiawi di aspal.

-keypad yang tidak bisa dikendalikan, hanya saya yang bisa menggunakannya. Keypadnya sangat sensitif dan suka “terpencet” sendiri dan menelepon sendiri.

-tombol volume yang sudah tidak bisa di pencet, dan defaultnya adalah suara minimal. Ini sangat pelan sekali, hampir tidak bisa didengar di keramaian, ditambah lagi dengan speaker yang sudah rusak, mengakibatkan siapa saja yang sedang berbicara dengan saya ditelpon terdengar seperti sedang di tengah pasar atau paling parah seperti sedang mengunyah-ngunyah koran.

– kamera yang sudah tidak berfungsi

– dan lain sebagainya.

Yah, sebelumnya saya memang sudah berencana beli hp baru.

Jadi kesimpulannya, pencopet tersebut sangat salah sasaran. Saya tidak yakin HP saya laku dijual.Hmm.. dan ya, Allah Maha Baik. Mutlak.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

5 Responses to copetimalangi

  1. adjie says:

    haha, kocak banget cha. nice notes ^^

  2. adjie says:

    untuk hapenya, semoga digantikan dengan yang lebih baik ^^

  3. machmud says:

    hahak… saya pun pernah *bangga

    di ranah kehidupan kejamnya ibukota

    saya seorang lelaki yang selalu dianggap umurnya lebih rendah dan begitu lugu di tepi jalan *seram, sehingga om om copet yang belum tau kapan dapet hidayahnya itu menganggap saya adalah target empuk… heuh…

    tapi saya good runner, jadi pas Oom Jamby menangkap tas saya, saya pun panik memberontak untuk kabur, terjadilah adegan kejar2an ala India (gak banget)…

    dan sungguh ibrahnya luar biasa, saya jadi tau kelemahan saya ternyata juga karunia Allah (*panikan dan suka lari2 ga jelas)…

    Allah Mahabaik. Mutlak. Can’t agree more…

  4. racchanKD says:

    hhahahahaha
    hhihihihihihihi
    hhehehehehe
    hhohohohoho

    hhahahahaha
    hhihihihihihihi
    hhehehehehe
    hhohohohoho

    smg besok2 ketemu daun2 lucu lagi

  5. ega piliang says:

    kajaaaang galak ega dek mambaco e cha..hahahahha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s