Vernal Equinox

adik-adik.. coba sekarang tutup mata kalian… bayangin sekarang malam hari, sunyi… kalian ada di tengah padang rumput, sendiri… ngga ada siapa-siapa, bayangin.. kalian sendiri.. trus kalian punya roket kecil,, trus kalian terbang ke atas pakai roket itu.. naik terus ke atas….teruss..terusss.. lihat ke bawah… sekarang kalian bisa lihat bandung dari atas… indah banget kan ada lampu-lampu…??”

*ngangguk ngangguk*

“naik lagi… terusss…teruss.. naik terus.. sekarang lihat kebawah, lihat ke bawah…ada pulau jawa.. naik lagi, ada Indonesia, liat pulau sumatera?liat ada Kalimantan?”

“kak, ngga bisa napas kak”

*gubrak!anak ini terlalu menghayati*

“hmm.. ceritanya ada oksigen, ceritanya kalian bisa bernapas bahkan di ruang hampa udara*pembodohan* naik lagi ke atas… naik terusssss….teruss.. waw sekarang kalian bisa lihat bumi, indah banget, sekarang kalian kecil banget…..”

*merem. Tanpa dosa*

“naik lagi…ayo naik lagi.. terusss.. sekarang kalian bisa lihat tata surya, ada planet-planet lain , ngga cuma bumi.. sekarang ada venus yang cantik, ada merkurius, ada Jupiter, ada saturnus, ada asteroid, semuanya teratur mengelilingi matahari dalam orbitnya masing-masing…. Naik lagi.. naik terus.. lebih jauh… kalian lihat sekarang ada galaksi bima sakti? Sekarang kalian sangat kecil… biasanya dari bumi kalian cuma bisa melihat sedikit bintang, cuma bisa menghitung sedikit bintang.. sekarang lihat.. ADA 300 MILYAR BINTANG DI SEKITAR KALIAN!!! Ada benda-benda langit lainnya juga, semuanya mengorbit teratur, tertata..Naik lagi… terusss.. naik lagi… lihat ada galaksi galaksi lain.. BERMILYAR-MILYAR! Ada banyak hal yang belum pernah kalian lihat. Lihat sekecil apa kalian sekarang?sekecil apa?kecil banget kan??… Bisa menebak seluas apa jagat raya??”

*geleng-geleng*

“sekarang buka mata kalian…^^ indah banget kan alam semesta?itu kenapa kakak jatuh cinta pada astronomi. Astronomi menarik tanpa harus dibikin menarik. Astronomi penuh misteri”

—–

Hari ini saya diberi kesempatan ngisi di klub astronomi sebuah unit di lingkungan kampus. Yap, memang tidak ada hubungannya dengan bidang keilmuan saya. Tapi setidaknya saya adalah calon astronot yang banting stir jadi kuli microsoft office, berkawan akrab dengan ms.excell, ms.word, dan tentu saja ms.visio, si nona songong yang membuat saya mengutuk-ngutuk Sergio Lepiono Paradiso (laptop saya_red) gara-gara dia jadi suka ngehang dalam waktu lama (cukup untuk sikat gigi, sarapan dan menyetrika). Yah walaupun demikian, saya tetap harus bermuka manis karena nona-nona ini adalah partner saya dalam perancangan pabrik.

Dalam pertemuan itu, saya harus berbagi cerita di depan anak-anak SMP dan SMA yang juga telah dicuri hatinya oleh astronomi. Saya sebenarnya tidak menyiapkan bahan apapun, tapi setidaknya saya punya banyak koleksi foto-foto astronomi yang bisa saya tunjukkan untuk membungkam mulut mereka(?). tapi ternyata tidak ada infocus karena outdoor, maka jadilah saya berkoar-koar tanpa bantuan teknologi apapun. Dan tentu saja saya menjadi liar dan susah dikendalikan. Saya seperti menjadi pusat gravitasi waktu itu, seperti blackhole yang dideskripsikan Hawking, saya seakan bisa menyerap energi apapun radius 600juta kilometer. *iya, ini lebay*. Melihat mereka, saya merasa sedang melihat Dwi Yosha bertahun-tahun lalu, Dwi Yosha yang dalam hujan, badai, panas, terik, gledek (?) dengan senang hati menjawab “astronot” jika ditanya cita-cita *diikuti dengan komen seperti ini biasanya: “heh?astronot?heheheh”*. Dwi Yosha yang menggambari sekeliling kamarnya dengan bintang-bintang *freak*, yang membuat ayahnya speechless, yang membuat ayahnya hampir putus asa karena tidak bisa mempengaruhi putri paling kerennya untuk jadi dokter *papa, ampun,haha*. Melihat mereka saya jadi ingat Dwi Yosha yang kerjaannya adalah menghapal nama galaksi dan satelit alam di luar kepala. Saya juga jadi teringat sebuah mimpi unik*ini mimpi dalam arti sebenernya*, mimpi kecil saya, yang sampai sekarang masih saya ingat. Dulu saya pernah bermimpi saya sedang berdiri di lapangan dan di atas saya ada benda-benda langit, bulan dan planet-planet sangat dekat, indah sekali, semuanya berpusing di atas kepala saya, kemudian bulan jatuh, dan saya menampung bulan pakai gerobak *bagian “gerobak” memang sedikit merusak*, kemudian bulan itu saya taruh di bawah jendela kamar saya. Haha. Aneh. Wew. Bahkan saya masih mengingat dengan jelas mimpi itu, padahal kalau tidak salah itu mimpi sewaktu saya SD.

Kembali lagi, mereka antusias walaupun di awal terlihat malu-malu… saya juga takjub pada pengetahuan mereka tentang astronomi, terbukti ketika salah seorang pemateri lain dari Himastron yang bertanya, “apa aja satelitnya mars hayooo??”

Ada yang langsung menjawab, “Phobos dan Deimos

Wew.

“kalau satelit terbesar Jupiter?”

Ganymede”, itu saya yang jawab, hehe, soalnya mereka pada ngga tau. Yeah, saya tetep paling keren.Hoho

Mereka bertanya tentang banyak hal. Dan saya bercerita tentang banyak hal. Tentang satu hari di Venus yang lebih lama daripada 1 tahunnya, “kisah hidup” bintang, badai matahari, aurora, asteroid, meteor, meteorit, komet, tentang sejarah astronomi, astronomi Yunani, Tokoh astronomi Islam, Astronomi Modern, Geosentris, Heliosentris, Tentang Kebesaran Tuhan yang menciptakan bumi dengan atmosfer, Tentang kebesaran Tuhan yang mengatur alam semesta dengan rinci, yang mengatur jarak satu benda langit dengan benda langit yang lainnya agar seimbang.. Tentang kebesaran Tuhan yang mengatur jarak Bumi dan Matahari agar tak cukup dekat hingga bumi tak tersedot gravitasi matahari atau tak cukup jauh hingga bumi tak terlempar ke jagat raya, tentang Bosscha.. Saya benar-benar telah lepas kendali…

Dan di akhir acara, mereka memaksa panitia agar di ajak ke Bosscha. Haha

Ayo teh.. pasti diizinin sama mama..”

iya teh, dari sore datangnya…”

“Iya… ntar teteh atur-atur dulu ya…”

Bocah..bocah.. ckck…senang melihat mereka..^^

“Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya)” (QS An Nahl:12)

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

6 Responses to Vernal Equinox

  1. Ryan says:

    maniak.
    ini terlalu maniak.
    masa sampe segitunya suka sama benda2 langit?
    kayak anak kecil yang aku kenal dulu deh.
    sementara anak kecil lainnya sibuk main, eh dia juga ikut main (ya namanya juga anak kecil).
    pas temen2nya sibuk ke kantin pas jam istirahat di sekolah, eh dia juga ikut ke kantin (lagi2, namanya juga anak kecil).
    Tapi, pas temen2 & orang tuanya tidur malem, dia ngambil jaket, ambil tiker, naik ke atas genteng, terus tiduran sambil ngeliatin bintang.
    berkhayal gimana kalau dia bisa terbang, terus tinggi, & bisa ngobrol sama bintang.
    bikin klub bintang2 berdasarkan warnanya masing2.
    yak, sama kayak kamu.
    sekarang anak itu diperbudak ms office, nyaris dijodohin sama ms excel, tapi akhirnya malah dilamar ms word, terus diajak kabu ms visio (apa sih ini?).
    hehehe.
    yah, saya juga dulu maniak hal2 ini kok…

  2. awan biru says:

    mantap

  3. rifni says:

    ocha… nanti di kelas KPE kamu harus ceritain aku ttg angkasa luar sana, cup yaaaa!!

  4. isil says:

    hahha…dan saya menyaksikan betapa dirimu lepas kendali saat bercerita tentang astronomi itu…
    dan memang pilihan yang tidak salah untuk mengundang mu saat itu…
    jika masih ada kesempatan…
    masih mau kah dirimu berbagi dengan mereka, adik2 itu?

  5. racchanKD says:

    saya terharu…

    Semoga Teh Ocha bisa jadi astronot… semoga Reza Azhari bisa jadi pengusaha sukses . amiinn..

  6. taufiqsuryo says:

    tulisan yang cocok dikasih ke titania virginiflosia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s