bagian kita

disini,

jangan pedulikan angin

ia hanya untuk menggoda rumput yang malu-malu

bukan untuk menyapa kita yang telah sejak dulu menyombong pada masa lalu

jangan pedulikan lafaz yang mereka ingat-ingat di luar kepala

kita punya bagian sendiri

menemukan denyut jantung kita di sela akar-akar rumput duri

kita punya bagian sendiri

mengingat nyanyian yang pernah dibawakan awan untuk bumi

kita punya bagian sendiri

tersenyum pada mimpi-mimpi kita…

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to bagian kita

  1. alfian says:

    tak apalah menjadi semilir angin saja
    karena disana dia bisa menjadi sesuatu guna
    dan menyejukan sukma raga setiap insan dunia

    izinkanlah dia,,,
    Menjadi sesuatu yang tidak dilihat
    Menjadi sesuatu yang tidak kenal lelah
    Tuk berikan makna sebuah keikhlasan

    izinkanlah dia,,,
    Beterbangan menjadi udara-udara kehidupan
    Menari-nari riang dan bebas diangkasa sana
    Merasuk nada-nadi denyut jantung setiap nyawa
    Menjadi sebuah kekuatan untuk terus mengejar mimpi
    Sambil tetap tersenyum

  2. Friend says:

    I’m going to continue your sweet words, frankly i got the same feeling.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s